Sunday, August 4, 2013

Sedikit Mengenai Sang Mesiah Palsu (Dajjal)



Dalam sebuah hadist nabi Muhammad saw bersabda :
                “aku memperingatkan kalian untuk melawanya (Dajjal)” dan tidak ada Nabi yang tidak memperingatkan umatnya untuk melawannya. Tapi aku akan mengatakan sesuatu yang belum pernah diungkapkan oleh para Nabi sebelumku. Kalian harus tahu bahwa ia bermata satu dan Allah swt tidak bermata satu” (shahih bukhari mengutip perkataan Muhammad Rasulullah Sallalahu alaihi wasalam).
                Hampir semua kalangan sudah meramalkan kedatangan si Mata Satu. Umat Kristiani menyebutnya dengan sebutan Anti-Christ”. Meskipun banyak kalangan takut dengan hal itu, tapi  tak sedikit juga yang senang dan mempersiapkan diri selama ribuan tahun untuk menyambut kedatanngannya. 
 
DENGAN MENGGERLAR KARPET MERAH

                Atau lebih tepatnya menggelar Alas Petak Catur (Checkered). Kotak Catur sering digunakan sebagai sarana ritual oleh para kaum penyambut Dajjal ini, karena bagi mereka Kotak Catur adalah salah satu cara untuk menyatukan dimensi nyata dan dimensi lain atau bisa disebut dengan gerbang gaib. Tapi sebenarnya apakah tanda-tanda kemunculan makluk bermata satu itu.

                Simbol mata satu (All-seeing eye) sudah hadir ribuan tahun yang lalu dimuka bumi ini seperti contohnya simbol Ra yang banyak terdapat pada artefak-artefak Mesir Kuno. Sejak abad pertengahan, mata satu terdapat dalam simbol-simbol Freemasonry (Perkumpulan Rahasia) yang digunakan dalam ritual mereka dan bahkan dapat dijumpai sekarang ini dimana saja seperti di mata uang dolar AS.

                Jika kita memperhatikan dengan jeli mata uang itu, terdapat sebuah Piramida yang diujungnya terdapat mata satu yang dan dikelilingi dengan tulisan Nuvo Ordo Seclorum yang pengertiannya itu sendiri yaitu sebuah Tatanan Dunia Baru yang lebih dikenal New Word Ordo. Jika anda teliti dan jeli, anda akan banyak menemukan simbol-simbol ini diberbagai tempat. Sebut sajaprogram telivisi Nickelodeon dan program telivisi Indonesia Delik.


                Gambar mata satu ini merupakan salah satu simbol Hieroglyph (aksara Mesir Kuno) yang artinya Dewa Ra yang berarti Dewa Matahari. Ra merupakan dewa tertinggi dalam kebudayaan Mesir Kuno karena supermasi kekuasaannya meliputi alam semesta. Mengapa demkian ? karena mereka menganggap matahari itu adalah pusat tata surya dan diantara planet-planet lain mataharilah yang paling besar dan berkuasa. Fir’aun masa lalu menghiba diri mereka terhadap Ra atau Ra-Horakty (tatkala Ra dan Horus bersatu atau merupakan satu jiwa). 

                Tanda-tandanya tidak hanya terbatas dalam illustrasi mata satu, namun juga berupa fisik bangunan yang dibangun khusus untuk melayani daftar kegiatan si mata satu. Salah satunya adalah Menara Babel yang dalam bahasa Ibani adalah Migdal Bavel, serta dalam bahasa Arab disebut Burj Babil merupakan bangunan raksasa yang dibangun dikota Babilonia.
                Menara Babel didirikan pada masa Kerajaan Babilon, tepatnya dibawah pemerintahan Raja Namrud. Bangunan itu didirikan sebagai agenda Namrud untuk mecapai satu pikiran, satu tujuan, satu kesamaan dan satu dibawah pemerintahannya yaitu tepatnya sebagai New World Ordo. Bahkan agama kristiani mengakui hal tersebut dan dikutip dalam kitab mereka : Juga kata mereka “Marila kita dirikan bagi kita sebuah kota dengan sebuah menara yang puncaknya sampai ke langit dan marilah kita cari nama supaya kita jangan terserak keseluruh bumi.” (kejadian 11:4). “Itukah sebabya sampai sekarang nama kota itu disebut Babel, karena disitulah dikacau-balaukan tuhan bahasa seluruh bumi dan dari situlah mereka diserakkan tuhan ke seluruh bumi.” (kejadian 11:9)

                Jika dimasa lalu Menara Babel adalah simbol supermasi kakuatan jahat, maka kini kita dapat melihatnya dalam rupa bangunan yang sama percis dengan Menara Babel yang hadir ribuan tahun lalu. Bangunan Piramida, bangunan ini juga termasuk sebagai bangunan yang digunaka untuk melayani segala kepentingan Anti-Christ atau Dajjal. Seperti Piramida Giza di Mesir dan Chichen Itza yang merupakan produk peradaban bangsa Maya di Amerika Selatan. Kini bangunan tersebut berada dimana mana dan membuktikan bahwa sesungguhnya Dajjal berada di sekitar kita.


adapula pembodohan yang dilakukan oleh mereka, " Penyusupan Dan Pembodohan "

No comments:

Post a Comment